Cara Menghadapi Banjir

Bagaimana Cara Menghadapi Banjir – Kalau udah akhir dan awal tahun nih, biasanya negara kita ngalamin yang namanya musim hujan. Parahnya, hujan di beberapa kota di Indonesia membuat situasi banjir dan mengakibatkan dampak kerugian yang luar biasa bagi banyak pihak. Untuk mengatasi hal ini, kita mau ngasih tips nih buat Inspirator semua untuk siap siaga menghadapi banjir.

Cara Menghadapi Banjir

Cara Menghadapi Banjir

Jakarta tak pernah lepas dari banjir. Banjir selalu melanda Jakarta terutama di musim hujan. Pada akhir tahun ini diperkirakan musim hujan tiba. Masyarakat harus kembali bersiap-siap menghadapi banjir.

Pada Saat Terjadi Banjir

Jangan panik. Coba persiapkan semua barang-barang penting yang akan dibutuhkan selama ngungsi

Jika ada pengumuman untuk evakuasi, segera ikut evakuasi. Kita gak pernah tahu air akan surut hingga kapan, jadi jangan sampai kita terjebak di dalam kepungan banjir

Matikan peralatan listrik/sumber listrik. Walaupun PLN biasanya sudah memadamkan listrik, tapi tetap matikan supaya ketika listriknya nyala tidak terjadi konsleting karena rumah kita masih basah

Amankan barang-barang berharga dan dokumen penting ke tempat yang aman, kalau bisa yang tidak terkena air

Terlibat dalam pendistribusian bantuan atau ikut membantu dalam posko yang dibangun. Ingat kita masih muda dan jangan mau kalah sama relawan yang udah lebih senior ya dari kita Inspirator

Menggunakan air bersih dengan efisien. Di saat banjir, mencari air bersih sangatlah susah. Jadi iritlah dalam ketika menggunakan air bersih

Menyelamatkan diri ke tempat yang aman.

Siapkan radio, senter, baterai, lilin dan pemantik api yang tahan air.

Siapkan bahan makanan yang tahan air (dalam kemasan plastik atau kaleng), sepatu karet dan sarung tangan.

Siapkan obet-obetan untuk pertolongan pertama.

Tas anti air dan catatan penting berisi alamat untuk menghubungi otoritas yang berwenang (satkorlak).

Tindakan Sesudah Pasca Banjir

Pastikan peralatan kebutuhan emergency tetap kering. Jangan makan dengan menggunakan peralatan yang terkontaminasi dengan air banjir. Sterilkan peralatan makanan dengan menggunakan air panas.

Jangan menggunakan perlatan listrik yang terendam banjir.

Hati-hati dengan ular, kalajengking atau binatang berbisa lainnya yang masuk ke dalam rumah.

Masuk ke dalam rumah dengan menggunakan sepatu karet/boot dan sarung tangan.

Bersihkan sisa lumpur yang berada di lantai atau menempel di dinding sesegera mungkin. Sisa lumpur yang kering akan menimbulkan debu dan dapat mengganggu kesehatan (menggangu saluran pernapasan, iritasi mata dan gatal-gatal).

Dengarkan radio untuk mendengarkan informasi tentang tips menghadapi bahaya banjir.

Kerja bakti bersama anggota keluarga buat bersihin rumah

Berantas sarang nyamuk yang ada, jangan sampai abis banjir kena DBD (demam berdarah)

Jangan pakai air genangan banjir untuk membersihkan karena rawan terkontaminasi sama minyak, bensin, atau limbah

Balik ke rumah kalau sudah ada instruksi dan diperbolehkan untuk balik

Bersihkan sisa lumpur dan air segera dari dalam rumah, jangan sampai barang-barang jadi jamuran atau lapuk karena terendam air

Coba antisipasi untuk datangnya banjir di kemudian hari. Entah coba gali saluran got lebih dalam, lebih disiplin membuang sampah atau langkah-langkah pencegahan lainnya.

Itu tips yang bisa kita bagikan untuk anda semua. Khusus untuk anda yang gak ngalamin banjir, bersyukurlah kalian dan alangkah lebih baik  kalau rasa syukurnya disempurnakan dengan membantu teman-teman lainnya yang mengalami banjir. Baik dari sumbangan materi, tenaga, waktu dan bantuan lainnya. Kenapa begitu? Karena nanti ada waktunya kita yang membutuhkan pertolongan dari orang lain, jadi tanamkan kebaikan itu disaat kita bisa melakukannya.

Pencarian artikel terkait: cara menghadapi gempa bumi, cara menghadapi tsunami, cara mencegah banjir, cara menghadapi banjir bandang, cara menghadapi tanah longsor, cara menghadapi banjir gempa bumi dan tsunami, cara menghadapi kebakaran hutan, cara menghadapi gunung meletus.